Sabtu, 13 Februari 2016

World Wide Web (www) atau web didistribusikan melalui pendekatan hypertext, yang memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan untuk membuka dokumen yang lain.
Awal mulanya aplikasi web dibangun hanya dengan menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Language) dan protokol yang digunakan dinamakan HTTP. Pada perkembangan berikutnya, sejumlah script dan objek dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML.

Macam-Macam Aplikasi Web :
1.    Web statis 
Dibentuk dengan menggunakan HTML saja. Kekurangan aplikasi seperti ini terletak pada keharusan untuk memelihara program secara terus-menerus untuk mengikuti setiap perubahan yang terjadi.

2.    Web Dinamis
Perubahan informasi dalam halaman – halaman web dapat ditangani dengan perubahan data, bukan melalui perubahan program. Implementasinya web ini dikoneksikan dengan database.
Gambar : Proses Arsitektur Aplikasi Web

3.    Web Server
Server yang Menyediakan layanan untuk memenuhi permintaan klien terhadap halaman web dengan menggunakan aplikasi tertentu. Web server ini biasanya digunakan untuk menempatkan situs web, namun sekarang penggunaannya dikembangkan agar dapat menjadi tempat penyimpanan data ataupun untuk menjalankan sejumlah aplikasi.Contoh perangkat lunak web server salah satunya adalah Apache.


4.    Middleware
Perangkat lunak yang bekerjasama dengan web server dan berfungsi menerjemahkan kode-kode tertentu, menjalankan kode-kode tersebut, dan memungkinkan berinteraksi dengan basis data. PHP dan JSP adalah beberapacontoh dari Middleware.
Gambar : Mekanisme Ketika Meminta Halaman Web Yang Ditulis Dengan Menggunakan HTML.


5.     Browser atau Web Browser
Perangkat lunak di sisi klien yang digunakan untuk mengakses informasi web. Internet Explorer, Mozilla, dan Chrome merupakan contoh browser yang paling sering digunakan saat ini.


Prinsip kerja pengaksesan dokumen Web yang berbasis HTML adalah sebagai berikut :

1.    Browser meminta sebuah halaman ke suatu situs Web melalui protokol HTTP.
2.    Permintaan diterima oleh Web server.
3.    Web server segera mengirimkan dokumen HTML yang diminta ke klien.
4.  Browser pada klien segera menampilkan dokumen yang diterima berdasarkan kode-kode pemformat yang terdapat pada dokumen HTML.

Mekanisme pembentukan halaman yang bersifat dinamis, yang menggunakan PHPterdapat pemrosesan di server untuk menterjemahkan kode PHP menjadi kode HTML.
Kode HTML yang diterjemahkan oleh mesin PHP-lah yang akan diterima oleh pemakai (klien). Dengan menggunakan pendekatan Web dinamis, dimungkinkan untuk membentuk aplikasi berbasis Web (Web-based application).
Sebagai contoh, sistem informasi akademis berbasis Web memungkinkan seorang mahasiswa melihat informasi tentang nilai dari matakuliah-matakuliah yang sudah diambilnya dari luar kampus (di mana saja). Selain itu, pada masa semester baru, mahasiswa dapat memasukkan data KRS (kartu rencana studi) melalui Internet.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tata Tertib Berkomentar :
1. Gunakan kata "saya" untuk menyapa diri anda sendiri dalam
berkomentar.
2. Dilarang promosi dalam hal apapun.
3. Komentar harus sopan.

Silahkan berkomentar dengan bijak, semoga bermanfaat :)